Memiliki kebun yang indah dan hijau adalah impian bagi banyak individu. Salah satu unsur yang dapat meningkatkan keindahan kebun adalah kolam hias. Akan tetapi, membuat kolam hias yang permanen dari beton seringkali membutuhkan anggaran yang tinggi dan waktu pengerjaan yang lama. Sebagai alternatif yang lebih praktis dan ramah anggaran, kolam hias terpal bisa menjadi pilihan yang baik.

Material Bahan Kolam Hias Terpal
Kolam hias dari terpal adalah kolam buatan yang menggunakan bahan terpal sebagai dasar atau lapisan penahan air. Melansir dari kanal YouTube Surya utama 22, jenis bahan HDPE yang merupakan semi karet. Bahan ini lebih bagus daripada merek Orchid. Jika ditusuk pakai paku, terpalĀ HDPE ini tidak akan mudah berlubang dan cenderung lentur seperti karet. Dengan ketebalan terpal 300 micron, ini sudah cocok untuk membuat kolam ikan hias atau untuk budidaya.
Biaya Lebih Terjangkau
Dibandingkan dengan kolam dari beton, kolam yang terbuat dari terpal memerlukan biaya yang lebih rendah. Pengguna tidak perlu membeli material seperti semen, pasir, atau batu. Selain itu, yang perlu dilakukan hanyalah membeli terpal sesuai ukuran dan ketebalan yang dibutuhkan, serta struktur pendukung seperti bambu, kayu, atau besi.
Pemasangan yang Mudah dan Cepat
Pembuatan kolam hias dari terpal dapat dilakukan dalam satu atau dua hari. Banyak orang yang mampu melakukannya sendiri tanpa memerlukan bantuan dari tukang. Terpal dapat dibentuk langsung sesuai desain yang diinginkan, tanpa harus menunggu waktu kering seperti kolam dari beton.
Desain yang Fleksibel
Kolam hias menggunakan terpal menawarkan fleksibilitas dalam desain. Pengguna dapat membuat kolam dengan berbagai bentuk seperti bulat, oval, persegi, atau bentuk lain yang sesuai dengan kontur taman pengguna. Selain itu, kolam ini juga bisa dipindahkan jika pengguna ingin mengubah posisi atau tata letak taman.
Perawatan yang Lebih Mudah
Karena terpal memiliki permukaan yang halus, kotoran sulit menempel, sehingga kolam lebih gampang dibersihkan. Jika ada kebocoran atau kerusakan, pengguna hanya perlu menambal atau mengganti bagian yang rusak tanpa harus membongkar seluruh kolam.
Langkah-langkah Membuat Kolam Hias dari Terpal
Berikut adalah ringkasan cara membuat kolam hias terpal:
Tentukan Lokasi dan Ukuran Kolam
Pilihlah area taman yang cukup luas dan mendapat sinar matahari sebagian (tidak terlalu panas sepanjang hari). Ukurlah panjang, lebar, dan kedalaman kolam sesuai keinginan.
Gali Tanah atau Siapkan Rangka Kolam
Pengguna bisa menggali tanah sedalam 50 hingga 100 cm atau membuat struktur kolam dari kayu, bambu, atau besi sebagai tempat terpal.
Pasang Terpal
Tempatkan terpal di atas galian atau rangka. Pastikan tidak ada sudut yang terlipat tajam sehingga bisa menyebabkan robek. Pastikan seluruh sisi terpal menempel dengan baik pada tanah atau rangka.
Isi dengan Air dan Tambahkan Hiasan
Isi kolam dengan air bersih dan tambahkan unsur hias seperti batu alam, tanaman air, air mancur kecil, atau pencahayaan kolam. Pengguna juga dapat menambahkan ikan hias seperti koi, komet, atau ikan mas untuk mempercantik penampilan kolam.
Tips untuk Merawat Kolam Hias dari Terpal
- Gantilah air secara rutin untuk mencegah pertumbuhan lumut atau alga.
- Gunakan filter sederhana jika pengguna memelihara ikan.
- Jauhi benda-benda tajam agar tidak melukai terpal.
- Periksa kondisi terpal secara berkala, terutama setelah hujan atau cuaca ekstrem.
Kolam hias terpal adalah solusi cerdas bagi pengguna yang ingin memperindah taman tanpa mengeluarkan biaya besar dan waktu yang lama. Dengan sedikit kreativitas dan ketelitian, pengguna dapat memiliki kolam hias yang tak kalah menarik dibandingkan kolam yang permanen. Jadi, apa lagi yang ditunggu? Mari ciptakan suasana taman yang sejuk dan nyaman dengan kolam hias dari terpal! /amel
